SI KUNIR DIENG PLATEAU

SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




SI KUNIR DIENG PLATEAU

Si Kunir Dieng Plateau




Wisata Dieng Plateau - Sikunir

Satu dari beberapa gunung yang mengelilingi dataran tinggi Dieng adalah gunung Sikunir yang memiliki ketinggian 2.350 M dpl. Tempat ini selalu menjadi prioritas utama bagi wisatawan mancanegara setelah komplek candi Arjuna, telaga warna dan kawah Sikidang.

Nama Gunung Sikunir mungkin belum sepopuler Gunung Merapi di Yogyakarta atau Gunung Bromo di Tengger. Satu dari sekian banyak gunung yang mengelilingi Dieng Plateau ini memiliki ketinggian 2350 meter dpl. Ada dua cara untuk mencapai puncak Sikunir yang berjarak 8 km dari Dataran Tinggi Dieng. Pilihan pertama adalah trekking dimana kita harus mulai pada jam 3 dini hari. Kondisi fisik dan berbagai perlengkapan lain harus benar-benar dipersiapkan bila memilih cara trekking ini. Berjalan kaki sambil menghirup udara segar dan menikmati langit cerah bertabur ribuan bintang terdengar cukup menarik dan menantang. Pilihan kedua adalah naik motor, baik motor sewaan ataupun menggunakan jasa ojek hingga ke desa Sembungan dan dilanjutkan dengan mendaki sejauh 800 meter. Bila tidak mau repot, anda bisa mengikuti paket-paket wisata yang tersedia.

Dari Desa Sembungan yang berada di ketinggian 2302 meter dpl, perjalanan dilanjutkan dengan mendaki jalan setapak licin yang diapit jurang dan hutan. Udara terasa sangat dingin, bahkan lebih dingin dari winter di Orange County California. Suhu udara di Orange County tidak pernah lebih dingin dari 4 derajat Celcius. Kecuali suhu di daerah pegunungan seperti Big Bear yang selalu diselimuti salju saat winter tentunya. Saat mendaki Sikunir, winter jacket dan sarung tangan terasa belum cukup untuk melindungi tubuh dari dinginnya angin yang menggigit. Ditambah lagi dengan jalan mendaki yang serasa tak kunjung sampai. Nafas mulai tersengal dan jantung serasa hendak berhenti berdetak.

Ketika sudah hampir putus asa, jalan tiba-tiba melandai. Wah, akhirnya berhasil juga sampai ke puncak. Pemandangan yang terhampar di depan sungguh sangat menakjubkan. Lembah yang masih gelap nun jauh di bawah sana nampak berkelap-kelip dengan lampu-lampu yang menyala di desa-desa kecil yang tersebar diantaranya. Gunung Sindoro berdiri kokoh di depan mata. Hamparan awan dan kabut di bawah memberikan kesan bahwa Anda benar-benar berada di negeri di atas awan. Bentangan langit cerah dengan ribuan bintang semakin menambah keindahan suasana. Bila cuaca cerah, dari puncak Sikunir ini akan terlihat Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu, Merapi dan Ungaran. Anda akan merasa seperti seorang dewa, berada di istananya yang tinggi menanti bangunnya sang mentari. Semburat jingga mulai terlihat di ufuk timur, menampilkan keindahan siluet Sindoro yang disusul dengan bayangan Gunung Merbabu, Sumbing, Ungaran, dan Merapi yang nampak mungil dengan kepulan asap tipisnya. Penat kaki akibat mendaki dan sakitnya dada yang tersengal-sengal langsung sirna.

Di tempat ini anda bisa menyaksikan matahari terbit yang terkenal dengan sebutan “Golden Sunrise”. Menyaksikan matahari terbit sebenarnya bukan hal yang luar biasa. Namun berbeda dengan menanti bangunnya sang surya dari atas gunung Sikunir. Pemandangan yang terhampar di depan mata benar-benar sangat indah dan menakjubkan. Hamparan awan dan kabut yang sejajar dengan pijakan kaki kita, memberikan kesan bahwa seolah-olah kita benar-benar sedang berada di Negeri atas awan. Bentangan langit yang cerah dengan latar belakang gunung Sindoro dan Sumbing, serta pemukiman dengan rumah penduduk dan kelap-kelip lampu-lampu yang masih menyala nun jauh disana, semakin menambah indahnya suasana.


INFORMASI SELENGKAPNYA

KLIKhttp://petunjukbudidaya.blogspot.com/2012/10/wisata-dieng-plateau.html